Blog

Panen Air Hujan, Optimalkan Manfaatnya!

Siapa yang suka berkebun dan menikmati sensasi memanen hasil kebun kalian? Kali ini Plevia mau berbagi informasi tentang kegiatan memanen yang anti mainstream tapi sama-sama menghadirkan sensasi puas layaknya kamu memanen hasil kebunmu. Kegiatan ini bisa kamu lakukan sepanjang musim hujan yaitu memanen air hujan.

Menurut BMKG, hujan sendiri adalah suatu bentuk endapan cairan atau zat padat uang berasal dari kondensasi yang jatuh dari awan menuju permukaan bumi. Terjadinya hujan di muka bumi melalui 4 tahapan yaitu ; penguapan (evaporasi), pengembunan (kondensasi), preipitasi, kemudian turun hujan.  Curahan air  yang turun ke bumi mengalami pergerakan yang berbeda.

Air hujan memiliki beragam manfaat penting bagi kehidupan manusia. Nah pentingnya air hujan ini kemudian mendorong kita sebagai mahluk hidup mengambil langkah untuk dapat memanfaatkan secara maksimal. Salah satunya cara untuk dapat mengoptimlkan manfaat air hujan adalah dengan memanennya atau menampung air tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat digunakan untuk memanen air hujan :

  1. Menampung dalam wadah terbatas
    Cara ini merupakan cara yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan. Biasanya hal ini dilakukan buat daerah yang masih berada jauh dari jangkauan PDAM. Air yang turun ditangkap dengan atap rumah yang dimanfaatkan sebagai bidang tangkap. Menggunakan talang air kemudian dialirkan menuju wadah.  Air yang ditampung nggak bisa langsung digunakan. Air yang tertampung harus diendapkan lebih dahulu dan air bagian atas bisa digunakan untuk keperluan mandi atau mencuci peralatan rumah tangga atau baju.
  1. Menampung dalam embung
    Pada dasarnya cari ini sama dengan cara yang pertama namun hanya dalam skala yang lebih besar. Embung biasanya dibangun di atas puncak bentang alam. Air yang ditampung di embung ini dapat dimanfaatkan untuk keperluan irigasi pertanian, perikanan air tawar, dan tempat wisata.
  1. Situ atau rawa
    Situ atau rawa jadi sarana alami untuk penampungan air hujan baik curahan langsung maupun limpasan air dari lingkungan sekitar.
  1. Membuat lubang serapan biopori
    Cara ini adalah cara yang bisa diterapkan di lingkungan rumah kita, terkhusus lingkungan yang permukaan tananhnya sudah diberi perkerasan. Lubang serapan biopori dapat dibuat dengan cara membuat lubang berdiameter 10 cm denga kedalaman 1 meter. Lubang serapan biopori berfungsi untuk memberikan kesempatan air untuk dapat masuk dan meresap ke dalam tanah.
  1. Membuat stupa es
    Stupa es digunakan untuk wilayah yang memiliki musm dingin. Cara ini digunakan untuk menyiasati kekuragan cadangan air ketika musim semi dan air masih membeku.

Itu tadi beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memanen air hujan. Jangan lupa simak artikel menarik dan infomatif lainnya dari Plevia.id yaa. Selamat melalui musim hujan dan jangan lupa siapin jas hujanmu biar aktivitasmu jalan terus tanpa kendala.

Write a comment